4 Makanan Dan Minuman Yang Harus Dihindari Saat Batuk

Kala batuk melanda, rasanya tak menyenangkan ya. Kondisi tersebut bakal makin parah bila mengkonsumsi makanan atau minuman tertentu.

Berikut makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat batuk:

1. Makanan pencetus alergi

Batuk bisa menjadi salah satu gejala asma, yang dihubungkan dengan faktor alergi pada seseorang. Pada beberapa kasus, keparahan gejala asma berhubungan dengan makanan dan minuman pencetus alergi.

Beberapa makanan dan minuman yang perlu dihindari bila batuk Anda memang disebabkan asma, di antaranya: susu sapi, ikan, telur, dan kacang-kacangan.

2. Susu dan produk olahan susu

Susu dan produk olahan susu dipercaya dapat merangsang pembentukan dahak pada saluran pernapasan. Faktanya, protein pada susu juga dapat merangsang pembentukan lendir di saluran pencernaan saat sedang dikonsumsi.

Jika Anda sedang batuk, sebaiknya hindarilah asupan seperti susu beserta produk olahan yang berasal dari susu. Banyaknya lendir atau dahak yang terbentuk di saluran pernafasan, tentu dapat semakin merangsang batuk menjadi lebih sering.

3. Minuman berkafein

Kafein merupakan zat yang bersifat diuretik, sehingga akan merangsang pembentukan dan pengeluaran urine. Keadaan itu turut meningkatkan jumlah cairan yang keluar dari dalam tubuh. Nah, semakin banyak cairan yang keluar, tubuh akan kekurangan cairan, termasuk tenggorokan. Pada akhirnya, tenggorokan Anda akan terasa semakin kering ketika sedang batuk.

Selain itu, pada batuk yang dicetuskan oleh penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD), kafein harus dihindari sama sekali. Ini karena zat tersebut dapat merangsang pembentukan asam lambung menjadi semakin banyak. Contoh minuman yang mengandung kafein di dalamnya, misalnya kopi, teh, minuman berenergi, dan minuman bersoda.

4. Makanan yang digoreng

Ketika Anda sedang dilanda batuk kering, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang digoreng. Sebab, makanan tersebut bisa menyebabkan tenggorokan menjadi semakin kering, tidak nyaman dan sakit.

Tak hanya itu, makanan yang digoreng dapat merangsang frekuensi batuk, pembentukan lendir dan menganggu rambut pembersih di tenggorokan, karena mengandung banyak minyak. Alhasil, dengan makan gorengan, batuk yang Anda alami akan menjadi semakin parah.

Selain mengkonsumsi obat dan menghindari makanan maupun minuman di atas, Anda sebaiknya juga mencari tahu penyebab utama batuk yang sedang terjadi. Selanjutnya hindari faktor-faktor pencetus tersebut. Jika batuk sering kambuh atau tak kunjung sembuh hingga berminggu-minggu, jangan ragu untuk segera berobat ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *