5 Cara Mencegah Penyakit Amandel Pada Anak

Amandel adalah jaringan kelenjar getah bening (limfoid) yang terlihat menonjol pada sisi kiri dan kanan pangkal tenggorokan. Amandel disebut juga dengan tonsil. Pada anak-anak ukuran amandel biasanya relatif lebih besar dan akan menyusut ketika dewasa. Alasan mengecilnya amandel pada orang dewasa ini tidak diketahui secara pasti.

Namun beberapa ahli berpendapat jika alasan menyusutnya ukuran amandel ini disebabkan karena sistem kekebalan tubuh orang dewasa yang sudah menguat, sehingga amandel tidak begitu diperlukan lagi.

Apa fungsi amandel pada anak?

Amandel memiliki peranan dalam sistem kekebalan tubuh.

Fungsi amandel adalah menghasilkan antibodi untuk melawan kuman-kuman penyakit.

Pada anak, amandel memiliki peran yang cukup besar sebagai bagian paling depan dalam melawan kuman penyakit yang masuk melalui mulut.

Amandel akan memerangkap kuman penyakit yang masuk lewat sistem pernapasan dan mulut kemudian menghancurkannya.

Namun dalam kondisi tertentu amandel justru bisa terinfeksi dan mengalami peradangan, keadaan inilah yang dinamakan dengan penyakit amandel (tonsilitis).

Apa saja penyebab penyakit amandel pada anak?

Penyebab utama terjadinya penyakit amandel bengkak pada anak adalah infeksi bakteri atau virus.

Sekitar 15-30% penyakit amandel pada anak disebabkan oleh infeksi bakteri, sedangkan sebagian besar lainnya disebabkan karena virus (sumber: AAFP).

Bakteri yang paling sering menyebabkan tonsilitis atau penyakit amandel adalah Streptococcus, sementara beberapa virus yang dapat menyebabkan tonsilitis diantaranya seperti:

  1. Virus Influenza (virus flu)
  2. Adenovirus
  3. Virus Parainfluenza
  4. Enterovirus
  5. Virus Epstein-Barr (virus herpes manusia 4/ HHV-4)

Memahami apa saja penyebab penyakit amandel pada anak dan cara mengatasinya adalah pengetahuan yang harus dimiliki setiap orang tua agar penyakit ini bisa dicegah dan diminimalisir bahayanya.

Ciri-ciri Dan Gejala Penyakit Amandel Pada Anak

Berikut ini adalah ciri dan gejala penyakit amandel pada anak yang paling umum:

  1. Mengalami sakit tenggorokan lebih dari 48 jam
  2. Tenggorokan meradang sehingga berwarna kemerahan
  3. Amandel menjadi bengkak dan membesar ukurannya
  4. Terlihat ada pembengkakan di bawah rahang dan leher
  5. Sulit menelan
  6. Suara serak atau bahkan hilang
  7. Demam

Berikut ini adalah beberapa cara mencegah penyakit amandel pada anak yang paling ampuh:

1. Menghindari kontak langsung dengan penderita penyakit amandel

Bakteri atau virus yang menyebabkan infeksi pada amandel bisa ditularkan melalui respiratory droplet seperti liur, ingus, atau dahak ketika penderita batuk atau bersin.

2. Membiasakan cuci tangan sebelum makan

Selalu mencuci tangan sebelum makan adalah cara mencegah amandel pada anak yang paling sederhana dan mudah dilakukan. Kuman penyakit berukuran mikroskopis sehingga tidak bisa dideteksi dengan mata, dan tangan adalah tempat kuman-kuman bersarang.

3. Menjaga kebersihan mulut

Menyikat gigi secara teratur 2 kali sehari juga bisa mengurangi penyakit amandel pada anak.

Sisa-sisa makanan yang masih menempel di sela-sela gigi adalah tempat yang subur untuk berkembangnya bakteri penyakit yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan dan amandel.

4. Memperhatikan higienitas makanan yang dimakan

Selain menjaga kebersihan tangan dan mulut, memperhatikan kebersihan makanan yang dimakan juga penting untuk mencegah infeksi pada amandel.

5. Memperkuat daya tahan tubuh

Memberikan asupan nutrisi yang lengkap pada anak adalah cara paling mudah untuk menguatkan daya tahan tubuh mereka.

Ajarkan anak-anak untuk menyukai makan sayur dan buah agar asupan vitamin mereka selalu terpenuhi. Seperti Moment Propolis.

Kenapa Moment Propolis ?

Karena Bioflavonoid pada Propolis Moment adalah suatu nutrisi yang berfungsi membantu memperbaiki kerapuhan dan kebocoran salurah darah dan juga memulihkan sistem kapilari ( didalam 1 tetes kandungan biflavonoid propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan oleh 500 buah jeruk )

Bioflavonoid juga merupakan pigmen warna yang ada dalam tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk melindungi tumbuhan dari penyakit yang berfungsi sebagai :

  1. Anti-Inflamasi (anti radang).
  2. Anti- Neoplasma (tumor /kanker).
  3. Memiliki aktivitas regulasi terhadap enzyme dan hormone didalam tubuh
  4. Sebagai antioksidan untuk tubuh
  5. Berguna untuk memperbaiki kinerja jantung.
  6. Melindungi permeabilitas dinding pembuluh darah dan elastisitas
  7. Mencegah dari berbagai radikal bebas dari jamur, virus dan bakteri
  8. Berfungsi untuk menurunkan kadar lemak di dalam tubuh.

BERIKUT TESTIMONINYA


Untuk Pemesanan Dan Konsultasi
WA / SMS / TELP 0812 4917 3330

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *