5 Tindakan Untuk Mencegah Penularan Cacar Air

Cacar air atau secara medis disebut varisela ini merupakan penyakit yang sangat menular. Penyakit ini disebabkan oleh virus varicella zoster dan kebanyakan menyerang anak-anak, walaupun tak jarang orang dewasa dan wanita hamil juga bisa terinfeksi dengan gejala yang lebih parah. Gejala yang timbul umumnya menyerupai flu ringan, disusul dengan munculnya ruam kulit dan lambat laun akan timbul bintik-bintik merah yang kemudian menjadi bintil atau lepuh berisi cairan bening yang terasa gatal.

beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan cacar air, diantaranya sebagai berikut:

1. Jangan Dulu Sekolah atau Bekerja

Untuk menghindari penyebaran virusnya ke orang lain, seseorang yang sedang terkena cacar air sebaiknya beristirahat saja dirumah. Sementara waktu hindari pergi ke sekolah atau bekerja di kantor sampai dipastikan semua bintil cacar air mengering membentuk keropeng dan tidak terasa gatal lagi.

2. Jaga Jarak dengan Orang Sekitar

Jika sedang mengalami cacar air, sebaiknya jaga jarak atau jauhi dulu anggota keluarga, teman atau orang-orang yang beresiko tinggi menjadi sakit parah jika terinfeksi cacar air. Contohnya seperti, wanita hamil, bayi baru lahir, dan orang-orang dengan sistem imun yang lemah seperti penderita gagal ginjal, kanker, HIV dan orang-orang yang memakai obat steroid dosis tinggi. Usahakan untuk menghindari kontak dengan orang-orang ini sampai lepuh atau bintil-bintil cair mengering dan tidak lagi menular.

3. Jagalah Kebersihan Pakaian dan Benda-Benda Sekitar

Cacar air dapat disebarkan melalui kontak dengan benda-benda yang sudah terkontaminasi virus, seperti mainan anak, perabotan, tempat tidur, selimut atau pakaian. Untuk itu, hentikan penyebarannya dengan membersihkan benda-benda atau perabotan tersebut dengan desinfektan dan pastikan pakaian, sprei atau selimut telah dicuci bersih secara teratur. Usahakan untuk terus menjaga kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan dan mandi air hangat secara teratur.

4. Tunda Perjalanan dengan Pesawat

Seseorang yang menderita cacar air biasanya tidak diizinkan pihak bandara untuk ikut terbang demi mencegah penularannya. Maka dari itu pastikan benar kondisi Anda sebelum memutuskan bepergian dengan pesawat. Mintalah informasi pada pihak bandara atau maskapai terkait kebijakan dalam izin terbang terhadap seseorang yang terkena cacar air. Lebih baik, tunda atau batalkan rencana berlibur/perjalanan Anda dengan pesawat atau transportasi umum lainnya. Sampai dipastikan benar bahwa Anda telah sembuh total dan tidak beresiko menularkannya pada orang lain.

5. Vaksinasi Cacar Air

Salah satu cara memproteksi diri dari cacar air yaitu dengan pemberian vaksinasi. Vaksinasi bisa diberikan pada bayi usia 12-15 bulan, anak berusia diatas 12 tahun, dan orang dewasa yang belum pernah terinfeksi cacar air ketika masih kecil. Vaksinasi cacar air juga sangat disarankan untuk dilakukan oleh orang-orang yang berpotensi tinggi menyebarkan penyakit ini seperti petugas medis dan orang-orang yang tinggal dengan seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Meskipun vaksinasi ini tidak 100% menjamin seseorang terbebas dari cacar air, setidaknya sekalipun tertular biasanya akan mengalami gejala yang lebih ringan dan masa penyembuhannya pun akan lebih cepat. Itulah beberapa cara mengobati cacar air dan tindakan preventif yang dapat Anda lakukan untuk meringankan gejala dan meminamalisir penyebarannya. Penting untuk menerapkan serta membiasakan pola makan dan gaya hidup yang sehat agar imunitas tubuh selalu terjaga sehingga tidak rentan terhadap serangan virus penyebab penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *