7 Makanan Yang Dapat Dikonsumsi Penderita Disentri

Anak-anak sangat rentan mengalami disentri, dimana penyakit tersebut disebabkan adanya infeksi bakteri yang menyerang saluran pencernaan. Anak yang menderita disentri akan mengalami diare akut, dan tak jarang feses yang dikeluarkan tercampur dengan darah akibat dinding lambung dan usus yang mengalami pendarahan.

Penyebab disentri pada anak biasanya lebih kepada kurangnya perhatian terhadap kebersihan anak, termasuk makanan dan peralatan makan anak serta lingkungan bermainnya. Bahaya disentri pada bayi bisa menjadi sangat serius bila penyakit tersebut tidak segera diobati.

Karena itu orang tua harus tahu cara pengobatan disentri pada bayi dan anak agar mereka bisa mendapat penanganan yang tepat sesegera mungkin. Anak yang suka jajan juga beresiko mengalami disentri, karena bahaya jajan sembarangan untuk kesehatan anak dapat menyebabkan disentri apabila jajan tersebut tidak bersih.

Orang tua dapat memberi makanan terbaik untuk bayi karena makanan tersebut akan menjadi makanan sehat untuk tumbuh kembang anak, daripada membiarkan anak jajan makanan yang tidak sehat. Nah, jika anak terlanjur mengalami disentri, berikut ini ada beberapa jenis makanan untuk anak penderita disentri agar penyakitnya bisa segera sembuh.

1. Kentang

Kentang merupakan sumber karbohidrat yang bisa dikonsumsi anak karena kentang mudah dicerna sehingga tidak membebani kerja organ pencernaan yang sedang mengalami gangguan. Sumber karbohidrat pada kentang dapat memenuhi asupan energi anak, yang seringkali merasa lemas karena disentri menyebabkan anak berkali-kali buang air besar.

2. Telur

Telur mengandung berbagai nutrisi yang sangat bagus dikonsumsi anak-anak, termasuk bagi yang sedang menderita disentri. Telur yang kaya protein juga dapat meningkatkan sistem imun sehingga disentri lebih mudah untuk disembuhkan.

3. Makanan Rendah lemak

Lemak lebih sulit dicerna sehingga tidak disarankan dikonsumsi anak yang sedang mengalami disentri, karena organ pencernaannya sedang tidak dapat berfungsi dengan baik. Mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak dapat memperparah disentri, karena itu pilihlah makanan yang rendah lemak sampai disentri benar-benar sembuh.

4. Yoghurt

Yoghurt yang dibentuk dari hasil fermentasi susu mengandung bakteri baik dan probiotik. Jenis makanan ini bagus dikonsumsi untuk memelihara kesehatan usus dan mengurangi populasi bakteri jahat di dalam usus. Bagi anak yang sedang mengalami disentri, disarankan untuk mengkonsumsi yoghurt agar gejala diare dapat berkurang.

5. Pisang

Pisang termasuk salah satu jenis buah yang kaya nutrisi, dan bisa dikonsumsi untuk mengganti konsumsi nasi. Pisang lebih mudah dicerna daripada nasi, dengan kandungan vitamin dan mineralnya maka pisang dapat menggantikan nutrisi dalam tubuh yang terus keluar saat terjadi diare. Bahkan pisang juga membantu memadatkan feses sehingga diare dapat berkurang.

6. Wortel

Sama seperti pisang, wortel juga mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Jadi saat tubuh kekurangan nutrisi akibat diare, maka wortel dapat menutupi kekurangan tersebut dan membantu mempercepat penyembuhan disentri pada anak.

7. Makanan yang Tinggi Natrium

Tubuh memiliki ion dan membutuhkannya untuk menstabilkan seluruh proses kimiawi yang terjadi di dalam tubuh. Jika disentri terus berlangsung, maka diare yang dialami anak akan menguras stok ion dalam tubuh. Anak bisa mengalami dehidrasi dan kekurangan ion tubuh. Cara untuk mengatasinya adalah dengan memberikan anak makanan yang tinggi kadar natrium agar jumlah ion dalam tubuh kembali normal.

Nah, itulah makanan untuk anak penderita disentri yang sangat disarankan untuk dikonsumsi, agar disentri bisa diatasi dan lebih mudah disembuhkan. Orang tua dapat memberikan manfaat mengajarkan anak cuci tangan sehingga tangannya selalu bersih saat memegang makanan. Jika disentri terus berlanjut maka orang tua bisa mencari tips memilih dokter anak yang tepat agar anak bisa segera diobati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *