7 Upaya Pencegahan Tertular Penyakit Difteri

Difteri adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium diphtheriare yang sangat mudah menular dan berbahaya, bahkan mematikan !!

Bakteri ini dapat dengan mudah menyebar terutama bagi orang yang tidak mendapatkan vaksin difteri. Ada sejumlah cara penularan yang perlu diwaspadai, seperti:

  1. Terhirup percikan ludah penderita di udara saat penderita bersin atau batuk. Ini merupakan cara penularan difteri yang paling umum.
  2. Barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri, contohnya mainan atau handuk.
  3. Sentuhan langsung pada luka borok (ulkus) akibat difteri di kulit penderita. Penularan ini umumnya terjadi pada penderita yang tinggal di lingkungan yang padat penduduk dan kebersihannya tidak terjaga.

Gejala Difteri

Difteri umumnya memiliki masa inkubasi atau rentang waktu sejak bakteri masuk ke tubuh sampai gejala muncul 2 hingga 5 hari. Gejala-gejala dari penyakit ini meliputi:

  1. Terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel.
  2. Demam dan menggigil.
  3. Sakit tenggorokan dan suara serak.
  4. Sulit bernapas atau napas yang cepat.
  5. Pembengkakan kelenjar limfe pada leher.
  6. Lemas dan lelah.
  7. Pilek. Awalnya cair, tapi lama-kelamaan menjadi kental dan terkadang bercampur darah.

Upaya pencegahan harus dilakukan bersama-sama dengan imunisasi lengkap, tindakan deteksi dini kasus, pengobatan kasus, rujukan ke rumah sakit, mencegah penularan, dan memberantas karier.

Upaya-upaya tersebut antara lain: ㅤㅤ

1. Kenali gejala awal difteri
2. Segera ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat apabola ada anak mengeluh nyeri tenggorokan disertai suara berbunyi seperti mengorok (stridor), khususnya anak berumur < 15 tahun
3. Anak harus segera dirawat di rumah sakit dan mendapat pengobatan serta pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah anak benar menderita difteria
4. Untuk memutuskan rantai penularan, seluruh anggota keluarga serumah harus segera diperiksa oleh dokter dan mendapat pengobatan
5. Anggota keluarga yang dinyatakan sehat, segera dilakukan imunisasi DPT
6. Lengkapi imunisasi dan ajak orang-orang terdekat untuk melakukan imunisasi DPT

Salah satu pencegahan Difteri dengan #Moment_Propolis sebagai anti virus, antibakteri, anti jamur alami agar keluarga dan teman yang kita cintai dapat terhindar dari difteri !!

Karena Moment Propolis adalah produk yang diformulasi secara khusus dengan bahan dasar zat yang dihasilkan oleh lebah madu. Zat tersebut digunakan untuk mensterilkan sarang. Oleh para ahli, telah diolah dengan teknologi Nano sehingga menghasilkan produk berkualitas.

Fungsi dasar dari Propolis Moment ini adalah sebagai disinfektan (anti bakteri) untuk menjaga tubuh dari berbagai kuman, bakteri, virus yang berusaha untuk masuk dan mencegah radikal bebas akibat virus dan bakteri.

1 tetes propolis moment setara dg flavonoid yg dihasilkan oleh 500 buah jeruk loh. Membuat tubuh akan kuat dan tidak mudah tertular berbagai penyakit terutama difteri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *