9 Alasan Bumil Mengalami Gangguan Tidur

Bumil susah sekali tidur dengan nyaman? Berbaring tidak enak, miring kanan salah, miring kiri salah, tengkurap apalagi. Berarti anda mengalami masalah sulit tidur saat hamil.

Sekitar 78% wanita hamil mengalami masalah sulit tidur. Jika Anda satu di antaranya, Anda tentu tahu betul bagaimana beratnya menghadapi masalah ini. Dengan sederet masalah kehamilan yang biasa terjadi, seperti morning sickness, pegal-pegal, kram kaki, dan sebagainya, istirahat yang cukup sangatlah diperlukan.

Berikut 9 alasan bumil mengalami gangguan tidur dan sedikit tips mengatasinya

1. Selalu ingin berkemih

Banyak bumil merasa faktor berkemih sebagai biang keladi sulit tidur mereka saat hamil, terutama saat memasuki trimester ketiga kehamilan. Memang mengganggu, namun nikmati saja. Hal ini sangat alamiah dan wajar dialami bumil. Bumil selalu ingin berkemih karena kapasitas kandung kemih menyusut secara signifikan akibat berkembangnya rahim. Saat hamil, rahim Anda membesar dan menekan kandung kemih. Akibatnya, Anda selalu merasa ingin buang air kecil, lagi dan lagi.

Sebagai solusi, cobalah minum sesedikit mungkin, 1-2 jam sebelum tidur sehingga mengurangi potensi bolak-balik ke toilet di malam hari.

2. Mual

Mual dan muntah pada kehamilan, atau biasa disebut morning sickness, banyak dialami bumil pada tiga bulan pertama mereka mengandung, dan berangsur-angsur berkurang, kemudian menghilang dengan sendirinya.

Bumil mengalami mual karena meningkatnya kadar hormon HCG dan estrogen, di samping karena saluran pencernaan tertekan seiring berkembangnya janin. Hal ini menjadi penyebab terjadinya refluks asam dan lambatnya kerja lambung dalam menyerap makanan. Itu sebabnya mengapa bumil mengalami mual.

Sebagai solusi, karena mual biasanya terjadi akibat perut kosong, cobalah makan snack ringan namun kaya karbohidrat beberapa saat sebelum tidur. Simpan pula crackers atau rice cakes di samping tempat tidur sehingga Anda bisa segera mengonsumsinya 1-2 potong ketika bangun di pagi hari.

3 .Mengalami gangguan cerna atau nyeri ulu hati

Masalah ini juga sering dialami bumil. Jika Anda merasakan sensasi panas di dada, bisa jadi itulah nyeri ulu hati (heartburn). Gangguan ini ada kaitannya dengan saluran pencernaan yang tertekan seiring membesarnya janin, sehingga terjadi arus balik dari lambung ke esofagus. Nyeri ulu hati biasanya makin parah saat Anda membungkuk atau berbaring.

Sebagai solusi, hindari membuat penuh perut Anda dengan makan sedikit namun sering. Makan dalam porsi kecil tapi sering jauh lebih baik dibandingkan Anda mengkonsumsi porsi banyak dalam satu waktu.

Makanlah sedikitnya 3-4 jam sebelum tidur, dan jangan berbaring sesudah makan. Hindari makanan pedas, goreng-gorengan, cokelat atau buah sitrus karena dapat melukai esofagus Anda.

4. Akibat kram kaki

Banyak bumil terbangun di tengah malam gara-gara kaki tiba-tiba mengalami kram. Kram kaki adalah salah satu masalah paling umum yang terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan, meski tidak sedikit pula wanita hamil yang mengalaminya pada awal trimester pertama.

Sebagai solusi, cobalah regangkan betis Anda dengan cara melenturkan kaki, yang dimulai dari tumit. Pijat secara lembut betis Anda, tempelkan botol berisi air panas di area yang kram, atau berdiri kemudian berjalanlah.

5. Akibat insomnia

Adalah lumrah jika perasaan Anda campur aduk, antara gembira namun cemas, menjelang lahirnya si buah hati. Perasaan dag-dig-dug tak menentu inilah yang pada akhirnya mengakibatkan insomnia pada banyak bumil.

Sebagai solusi, cobalah mandi air hangat sebelum tidur dan melakukan beberapa teknik relaksasi ringan. Banyak bumil melakukan olahraga pada siang hari dan merasakan manfaatnya saat tidur pada malam hari. Percaya atau tidak, banyak bumil yang berolahraga pada siang hari dapat tidur lebih nyaman, lho.

6. Munculnya perasaan cemas

Setiap orang tua tentu menginginkan buah hatinya baik-baik saja. Begitu pun ibu hamil. Perasaan cemas akan berbagai hal yang menimpa si bayi dalam kandungan bisa menjadi pemicu ketidaknyamanan saat tidur.

Sebagai solusi, Anda rajin memeriksakan kandungan ke dokter, kondisi buah hati dapat terpantau dengan baik. Selain itu, tidak ada salahnya bila Anda membekali diri dengan berbagai informasi seputar kehamilan sehingga membantu Anda berpikir positif.

7. Perasaan gembira yang berlebihan

Rasa terlalu senang akan menjadi ibu membuat Anda kerap melamun, membayangkan bagaimana serunya hari-hari Anda kelak bersama buah hati. Akibatnya, masa mengantuk Anda bisa lewat dan Anda sulit memejamkan mata.

Sebagai solusi, sebaiknya Anda berkonsentrasi tidur saat naik ke ranjang. Lupakan sejenak segala pikiran,

8. Terjaga karena mimpi aneh

Hal ini terjadi karena berbagai faktor, di antaranya pola tidur yang tak menentu (sering terbangun) dan kecemasan saat melahirkan maupun ketika mendidik anak kelak.

9.Bayi ‘akrobat’ di dalam perut

Ketika Anda istirahat, bayi justru bangun dan “berakrobat,” menendang atau membuat gerakan. Semakin bertambah usia kehamilan, gerakan bayi Anda makin kuat. Dan akibatnya, Anda sering terbangun akibat gerakan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *