Cara Penularan Dan Pengobatan Mengatasi Penyakit Difteri


Difteri keluhan penyakit yang dapat mematikan!

Bisa MENULAR dengan cepat !!

Difteri disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae.

Bakteri ini dapat dengan mudah menyebar terutama bagi orang yang tidak mendapatkan vaksin difteri. Ada sejumlah cara penularan yang perlu diwaspadai, seperti:

  1. Terhirup percikan ludah penderita di udara saat penderita bersin atau batuk. Ini merupakan cara penularan difteri yang paling umum.
  2. Barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri, contohnya mainan atau handuk.
  3. Sentuhan langsung pada luka borok (ulkus) akibat difteri di kulit penderita. Penularan ini umumnya terjadi pada penderita yang tinggal di lingkungan yang padat penduduk dan kebersihannya tidak terjaga.

Bakteri difteri akan menghasilkan racun yang akan membunuh sel-sel sehat dalam tenggorokan, sehingga akhirnya menjadi sel mati. Sel-sel yang mati inilah yang akan membentuk membran (lapisan tipis) abu-abu pada tenggorokan. Di samping itu, racun yang dihasilkan juga berpotensi menyebar dalam aliran darah dan merusak jantung, ginjal, serta sistem saraf.

Terkadang, difteri bisa jadi tidak menunjukkan gejala apapun sehingga penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya terinfeksi. Apabila tidak menjalani pengobatan dengan tepat, mereka berpotensi menularkan penyakit ini kepada orang di sekitarnya, terutama mereka yang belum mendapatkan imunisasi.

Gejala Difteri

Difteri umumnya memiliki masa inkubasi atau rentang waktu sejak bakteri masuk ke tubuh sampai gejala muncul 2 hingga 5 hari. Gejala-gejala dari penyakit ini meliputi:

  1. Terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel.
  2. Demam dan menggigil.
  3. Sakit tenggorokan dan suara serak.
  4. Sulit bernapas atau napas yang cepat.
  5. Pembengkakan kelenjar limfe pada leher.
  6. Lemas dan lelah.
  7. Pilek. Awalnya cair, tapi lama-kelamaan menjadi kental dan terkadang bercampur darah.

Nah sudah tahu kan apa itu difteri dan bagaimana cara penyebarannya..

Bakteri – daya tahan tubuh lemah –┬átertular

Jadi selain diberikan vaksin, Propolis Moment menjadi solusi untuk menguatkan sistem imun tubuh. 1 tetes propolis moment setara dg flavonoid yg dihasilkan oleh 500 buah jeruk loh.

Bioflavonoid juga merupakan pigmen warna yang ada dalam tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk melindungi tumbuhan dari penyakit yang berfungsi sebagai :

  1. Anti-Inflamasi (anti radang).
  2. Anti- Neoplasma (tumor /kanker).
  3. Memiliki aktivitas regulasi terhadap enzyme dan hormone didalam tubuh
  4. Sebagai antioksidan untuk tubuh
  5. Berguna untuk memperbaiki kinerja jantung.
  6. Melindungi permeabilitas dinding pembuluh darah dan elastisitas
  7. Mencegah dari berbagai radikal bebas dari jamur, virus dan bakteri
  8. Berfungsi untuk menurunkan kadar lemak di dalam tubuh.

 

Untuk Pemesanan Dan Konsultasi
WA / SMS / TELP 0812 4917 3330

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *