Cara Tepat Mencegah Gondongan

Gondongan adalah pembengkakan yang terjadi pada kelenjar parotis akibat infeksi virus. Kelenjar parotis merupakan suatu kelenjar yang berfungsi untuk memproduksi air liur dan terletak tepat di bawah telinga. Saat terjadi gondongan, bagian sisi wajah penderita akan terlihat membesar. Penyakit gondongan merupakan penyakit menular yang umumnya diderita oleh anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh virus dari keluarga paramyxovirus.

Penyebaran virus gondongan bisa terjadi melalui percikan ludah yang dikeluarkan oleh penderita gondongan ketika batuk atau bersin. Orang yang sehat dapat tertular gondongan apabila percikan tersebut masuk ke hidung atau mulut mereka, baik secara langsung atau pun lewat perantara. Misalnya akibat berbagi peralatan makan dengan penderita atau menyentuh permukaan benda-benda yang sudah terkontaminasi virus dari si penderita.

Gondongan dapat menyebar dalam waktu beberapa hari. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin. Caranya sebagai berikut,

Pencegahan Gondongan

Selain menghindari kontak dengan dekat dengan penderita gondong, penyakit gondong dapat dicegah dengan imunisasi/vaksinasi MMR (Mumps, Measles, Rubella) pada usia 12 bulan dan 4 tahun. Vaksinasi gondong juga boleh diberikan untuk pria yang belum pernah mengalaminya saat kanak-kanak. Ada baiknya penderita gondong diisolasi selama 9 hari sejak munculnya pembengkakan demi mengurangi risiko penularan kepada orang lain.

Kenapa Harus Dicegah?

Karna mengingat beberapa bahaya yang bisa ditimbulkannya, seperti:

Orchitis pada Testis. Testis membengkak dan terasa sakit, ini terjadi pada 1 dari 5 pria dewasa yang menderita gondongan. Bengkak biasanya akan kempes dalam waktu 1 minggu bahkan bisa bertahan lebih lama dari itu. Untungnya, hal ini tidak berakibat buruk pada kesuburan, tidak menyebabkan kemandulan.

Oophoritis pada Ovarium. Kondisi ini mengakibatkan ovarium membengkak dan timbul rasa sakit. 1 dari 20 wanita dewasa yang mengalami gondongan kemungkinan akan mengalami hal ini. Bengkak akan mereda dengan sendirinya seiring dengan sistem kekebalan tubuh yang berhasil menghalau virus gondok. Sama halnya dengan orchitis, oophoritis biasanya tidak berakibat buruk pada kesuburan.

Meningitis. Kondisi ini merupakan komplikasi akibat gondongan yang cukup langka. Hal ini terjadi ketika virus menyebar melalui aliran darah dan menginfeksi sistem saraf pusat tubuh (otak dan sumsum tulang belakang).

Pankreatitis. Gejala komplikasi ini adalah munculnya sakit di perut bagian atas (lokasi pankreas). Kemungkinan 1 dari 20 penderita gondongan dewasa akan mengalami hal ini, namun biasanya dalam kadar yang ringan.
Risiko Keguguran. Jika seorang wanita hamil mengidap gondongan pada 12 – 16 minggu pertama kehamilannya, maka akan membahayakan kehamilannya karena meningkatnya risiko keguguran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *