Jenis Makanan Yang Dilarang Penderita Gagal Ginjal Kronis

Bagi Anda yang menderita sakit ginjal, Anda harus mengubah pola makan Anda supaya tidak memberatkan kerja ginjal. Perubahan pola makan ini seperti membatasi asupan cairan, membatasi asupan makanan yang mengandung garam, kalium, fosfor, dan elektrolit lainnya.

Pembatasan beberapa jenis makanan pada penderita sakit ginjal bertujuan untuk menjaga keseimbangan elektrolit, mineral, dan cairan dalam tubuh. Jika tidak dibatasi, maka dapat memperparah penyakit. Misalnya, asupan cairan yang berlebihan pada penderita sakit ginjal dapat menyebabkan banyaknya cairan dalam jantung, paru-paru, dan kaki.

  • Batasi makanan yang mengandung fosfor

Orang dengan penyakit ginjal harus membatasi asupan makanan yang mengandung fosfor. Ginjal bekerja membantu tubuh mengatur kadar fosfor dalam darah dengan mengeluarkan kadar fosfor yang berlebih. Pada penderita penyakit ginjal, ginjal tidak bekerja dengan baik sehingga kelebihan fosfor tersebut berada dalam darah dan membuat kadar fosfor dalam darah tinggi. Sehingga, dengan mengkonsumsi makanan yang rendah fosfor, maka penderita sakit ginjal membantu meringankan kerja ginjalnya dan membantu menjaga kadar fosfor dalam darah. Kadar fosfor yang tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit tulang dan penyakit jantung.

Beberapa makanan lain yang mengandung fosfor tinggi adalah:

  1. Susu dan produk susu, seperti susu, yogurt, keju, es krim, puding yang mengandung susu
  2. Susu kedelai
  3. Gandum, seperti roti gandum, crackers¸ sereal, pasta
  4. Biskuit, pancake, waffle, muffin
  5. Daging yang sudah diproses, seperti sosis, daging patty
  6. Kacang-kacangan
  7. Cokelat, termasuk minuman coklat
  8. Minuman bersoda atau yang mengandung rasa

 

  • Batasi makanan yang mengandung kalium

Natrium dan kalium harus dalam kadar yang seimbang dalam tubuh. Pada ginjal yang sudah tidak dapat bekerja dengan maksimal, kadar kalium dalam darah dapat tinggi dan dapat mempengaruhi detak jantung. Sehingga disarankan untuk penderita sakit ginjal untuk membatasi asupan makanan yang mengandung kalium.

Kalium dapat ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, serta dalam susu dan produknya.

Beberapa makanan yang mengandung kalium tinggi, antara lain:

  1. Alpukat
  2. Pisang
  3. Jeruk
  4. Blewah
  5. Kiwi
  6. Kentang
  7. Bayam
  8. Labu
  9. Ubi
  10. Tomat

Saat makan buah, sebaiknya pilih buah anggur, pir, apel, buah berry, nanas, dan semangka. Serta batasi atau hindari buah jeruk, kiwi, pisang, blewah, dan alpukat.

Saat makan sayuran, sebaiknya pilih brokoli, kol, kembang kol, wortel, seledri, mentimun, terong, selada, bawang bombay, paprika, dan labu kuning. Dan sebaiknya batasi atau hindari makan asparagus, kentang, ubi, tomat, labu, dan bayam.

  • Batasi makanan yang mengandung garam atau natrium

Mengurangi makanan yang mengandung garam atau natrium membantu mengontrol tekanan darah tinggi. Juga membantu Anda agar tidak cepat haus dan mencegah terlalu banyak cairan dalam tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya penderita sakit ginjal membatasi asupan makanan yang mengandung garam atau natrium.

Jika Anda membeli makanan kemasan, jangan lupa untuk selalu memeriksa label gizinya. Periksa kandungan garam atau natriumnya, pilih produk dengan kandungan garam atau natrium kurang dari 100 mg per sajian. Namun, sebaiknya pilihlah makan makanan segar dibandingkan makanan dalam kemasan. Batasi juga penggunaan garam pada makanan Anda, serta hindari produk garam pengganti karena biasanya mengandung kalium.

  • Batasi asupan cairan

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi Anda, seberapa banyak air yang harus Anda minum per harinya. Kebutuhan cairan penderita sakit ginjal berbeda-beda tergantung kondisi ginjalnya. Selain air yang digunakan untuk minum, perhitungkan juga air yang ada dalam makanan, seperti pada sayur sup, sayur bayam, dan sebagainya. Hindari makanan yang mengandung garam dan kurangi aktivitas di luar ruangan jika cuaca sedang panas agar Anda tidak cepat merasa haus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *