Makanan Yang Boleh Dihindari Dan Dikonsumsi Penderita Batu Empedu

Sebagaimana pada penderita penyakit lainnya, ada makanan yang wajib dikonsumsi dan ada pula pantangan makanan yang harus dijaga oleh penderita batu empedu. Seharusnya, makanan yang dikonsumsi penderita batu empedu adalah makanan yang dapat mengurangi penderitaan yang disebabkan oleh penyakit tersebut dan bukan malah menambahnya.

Ya, ternyata diet makanan juga bisa memengaruhi perkembangan penyakit batu empedu. Berikut sayuran dan buah-buahan yang dipercaya dapat meringankan gejala penyakit batu empedu.

MAKANAN WAJIB PENDERITA BATU EMPEDU

Sayuran berdaun hijau seperti Bayam, Sawi, dan Kangkung merupakan beberapa contoh sayuran yang bisa memberikan manfaat pada hati dan kandung empedu.

Pada sayuran hijau terkandung klorofil yang bisa membuat tubuh bersifat lebih basa. Dampak positifnya, residu asam di dalam tubuh dapat dibuang.

Dengan demikian, beban pada hati menjadi berkurang. Lebih lanjut lagi, ini bisa melarutkan batu empedu sehingga kandung empedu pun menjadi sehat.

Sayuran lainnya yang bisa membantu memecah lemak adalah Lobak yang dipercaya mampu mengusir batu empedu. Begitu juga dengan tanaman rimpang bernama Kunyit, dimana kandungan kurkuminnya mampu menurunkan peradangan dan melarutkan batu empedu. Pemakaiannya bisa sangat efektif jika dipadukan dengan penggunaan Lada hitam.

Sedangkan, dari golongan buah, Apel sangat disarankan untuk dikonsumsi penderita batu empedu karena vitaminnya dapat menyehatkan kandung empedu.

Begitupun asam malat dan tartarat yang terkandung di dalamnya, yang dipercaya mampu memecah kolesterol—salah satu bahan pembentuk batu empedu.

Makanya, Apel segar maupun yang berbentuk jus, sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh mereka yang menderita batu empedu karena sangat baik untuk mencegah terjadinya penyakit ini.

Sayuran dan buah lainnya yang direkomendasikan adalah Bit, Brokoli, Wortel, Seledri, Jeruk, Lemon, Sawi, Bayam, Semangka dan Bawang putih.

Intinya, pencegahan batu empedu bisa dilakukan dengan meningkatkan asupan serat larut air yang biasanya terdapat pada sayuran dan buah-buahan di atas.

HINDARI MAKANAN PEMICU BATU EMPEDU INI

Makanan yang tidak diperbolehkan ini biasanya berasal dari hewan. Mereka yang sering mengonsumsinya memiliki resiko yang tinggi terhadap pembentukan batu dalam kandung empedunya.

Tak hanya itu, mereka yang beresiko atau bahkan yang sudah terdeteksi mengidap penyakit ini, wajib menghindari makanan cepat saji, makanan pedas, makanan yang berminyak, daging babi, daging sapi merah, telur, unggas, susu, dan jagung.

Hindari juga makanan yang bersifat asam seperti produk olahan daging, susu, gula, biji-bijian, dan alkohol. Makanan dan minuman tersebut bisa meninggalkan residu asam di dalam tubuh yang mesti dibuang.

Namun, jika tetap ingin mengonsumsi daging-dagingan, pilihlah ikan atau daging ayam dan kalkun tanpa kulit dan lemaknya. Yang pasti, makanan dengan kadar kolesterol yang rendah dan iringi dengan konsumsi sayuran dan buah-buahan.

Dianjurkan juga untuk tidak kekurangan berbagai vitamin seperti vitamin E. Fakta membuktikan bahwa ternyata dalam tubuh kebanyakan penderita batu empedu, terjadi kekurangan vitamin E.

Dosis vitamin yang diperkenankan adalah sekitar 200 IU per hari. Begitupun vitamin A yang berguna dalam menurunkan jumlah sel-sel mati yang masuk ke kandung empedu.

Vitamin B kompleks juga tak kalah pentingnya dalam membuang zat sisa dalam kandung empedu, termasuk kolesterol. Vitamin C pun demikian, dimana kemampuannya ini dapat membantu melarutkan batu empedu dengan mengubah kelebihan kolesterol menjadi asam empedu yang tidak berbahaya.

Demikian makanan yang wajib dihindari maupun yang dianjurkan untuk dikonsumsi penderita batu empedu. Dengan mematuhinya, Anda dapat terhindar maupun meminimalisir serangan penyakit batu empedu yang menyakitkan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *