Penyebab Gondongan dan Cara Penularannya

Gondongan adalah suatu infeksi virus menular yang menyebabkan pembengkakan kelenjar liur. Pembengkakan dapat terjadi pada satu sisi atau dua sisi sekaligus, serta disertai rasa nyeri.

Kebanyakan penyakit ini menyerang anak-anak yang berumur 2-15 tahun. Sangat jarang ditemukan kasus gondongan pada anak yang berumur kurang dari 2 tahun. Gondongan juga bisa diderita orang dewasa, dan gejalanya akan terasa lebih berat.

Gondongan adalah kondisi membengkaknya kelenjar air liur parotis akibat infeksi virus. Kelenjar parotis terletak di bawah telinga di samping wajah kanan dan kiri. Virus penyebab gondongan tumbuh dan berkembang biak di kelenjar tersebut, menimbulkan peradangan, hingga menyebabkan pembengkakan. Pada banyak kasus, pembengkakan tampak begitu jelas, jika dilihat dari depan, wajah menjadi lebar seperti “wajah hamster”.

Perlu diwaspadai, penyakit yang umumnya menyerang anak-anak ini sangat mudah menular. Oleh sebab itu kita harus mengetahui penyebab dan cara penularannya sehingga dapat melakukan pencegahan dengan optimal. Upaya pencegahan khusus seperti vaksin MMR ( measles , mumps, dan rubella) terbukti efektif, namun hal penting lainnya adalah memutus mata rantai penyebaran virus penyebabnya.

Waspadai penyebab gondongan

Bagi yang sudah pernah mengalami penyakit gondongan tidak perlu khawatir, karena sudah kebal terhadap virus penyebab gondongan sehingga tidak akan terkena lagi untuk kedua kalinya.

Ketahui Fakta-Fakta Penyakit Gondongan

Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu Anda tahu tentang penyakit gondongan (mumps):

  • Gondongan sangat menular.
  • Sekitar 20 persen orang yang diserang virus penyebab gondongan tidak menunjukkan gejala.
  • Terkadang, virus penyebab juga menyerang testis, ovarium, pankreas, atau meninges (selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang).
  • Vaksin MMR sangat aman dan efektif mencegah gondongan.
  • Tidak ada pengobatan antiretroviral (antivirus) yang dapat menyembuhkan penyakit ini.
  • Pengobatan yang diperlukan hanya sebatas mengatasi gejala yang muncul.

Penyebab Gondongan dan Cara Penularannya

Gondong disebabkan oleh virus mumps, yang termasuk dalam keluarga virus yang dikenal sebagai paramyxovirus. Virus ini merupakan penyebab infeksi pada kelenjar parotis paling umum, terutama pada anak-anak.

Saat virus penyebab gondongan masuk ke dalam tubuh, virus bergerak dari saluran pernapasan (hidung, mulut dan tenggorokan) ke kelenjar air liur parotis, lalu tumbuh dan berkembang biak disana. Proses ini menyebabkan kelenjar parotis menjadi bengkak sehingga terlihat membesar.

Di samping itu, virus ini ternyata juga bisa memasuki cairan serebrospinal (CSF), yang merupakan cairan yang mengelilingi dan melindungi otak dan sumsum tulang belakang. Selain memasuki CSF (cerberospinal fluid), virus ini bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti otak, pankreas, testikel (anak laki-laki dan pria) dan ovarium (pada anak perempuan dan wanita). Tentunya menimbulkan peradangan di organ-organ yang disinggahinya itu.

Bagaimana virus mumps menyebar ke orang lain?

Virus mumps termasuk virus yang ditularkan melalui udara yang dapat menular melalui tetesan air liur dan lendir pernapasan. Beberapa contoh penularannya sebagai berikut:

  • Penderita batuk atau bersin dan melepaskan tetesan kecil air liur yang terkontaminasi, virus akan menyebar kepada siapa saja yang menghirup tetesan air liur ini.
  • Penderita menyentuh hidung atau mulutnya, kemudian mentransfer virus ke objek, seperti gagang pintu, remote, handphone, atau meja kerja. Jika seseorang menyentuh objek tersebut sesaat kemudian, dan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu mengusap hidung atau mulut, maka virus akan menyebar ke saluran pernafasannya.
  • Berbagi atau memakai bersama peralatan makan, seperti cangkir, sendok atau piring dengan orang yang terinfeksi juga menjadi sarana penularan yang efektif.
  • Berbagi makanan dan minuman dengan seseorang yang terinfeksi.
  • Berciuman dengan orang yang terinfeksi.

PENTING!!!

Seorang penderita gondongan biasanya paling menular sejak beberapa hari sebelum kelenjar parotisnya membengkak sampai beberapa hari kemudian. Karena hal inilah, disarankan bagi penderita untuk menghindari pekerjaan atau sekolah selama lima hari setelah gejala gondongan muncul. Bahkan sumber lain menyebutkan bahwa gondongan bisa menular selama 15 hari (6 hari sebelum gejala mulai muncul, dan sampai 9 hari setelah gejala mulai terasa).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *