Tahukah Kandungan Karbohidrat yang Baik Bagi Penderita Diabetes, Temukan Disini

Pada penderita diabates, hormon insulin yang tidak bekerja dengan baik saat mengubah gula menjadi energi sehingga menyebabkan kegemukan.

Gula yang tertimbun akan menjadi lemak dan keadaan inilah yang memicu timbunan gula. Jika seseorang sudah tidak bisa menghasilkan insulin untuk tubuhnya, maka pada situasi ini seseorang membutuhkan tambahan insulin untuk menormalkan kembali kadar gulanya.

Kandungan Karbohidrat yang Baik Bagi Penderita Diabetes

Penderita diabetes atau yang memiliki gejala/risiko diabetes perlu mengetahui kandungan karbohidrat makanannya. Apa saja jenis makanan yang aman dikonsumsi dan berapa jumlah kandungan nutrisi yang terdapat dalam makanan tersebut. Yang perlu Anda ketahui bahwa semua makanan yang kita konsumsi sehari-hari memiliki unsur karbohidrat, dan berbagai makanan tersebut dapat larut dalam darah setelah menjadi glukosa.

Berikut takaran kandungan karbohidrat dalam makanan yang kita konsumsi setiap hari:

  • 1 porsi/ditukar dengan makanan lain yang sejenis= karbohidrat 15 gram : 1 PORSI = 1 Lembar roti, ½ mangkuk untuk pasta, 1/3 mangkuk untuk nasi, 2/3 mangkuk untuk sereal, dan 2-3 biskuit.
  • Sayuran yang memiliki kandungan tepung dan kacang polong : 1 PORSI = 1 Kentang ukuran sedang, ½ mangkuk kacang polong, ½ mangkuk jagung, dan ½ mangkuk ketang giling (mashed).
  • Buah-buahan : 1 PORSI = 1 biji appel, ½ pisang, 1 sendok sirup buah.
  • Makanan kemasan (bukan keju) :1 PORSI = 1 cangkir susu, ½ mangkuk yogurt buah (100 gram)
  • Sajian makanan diatas tidak disarankan untuk bayi, karena memiliki risiko mengakibatkan komplikasi. Jika Anda memiliki kadar gula yang tinggi dalam darah sebaiknya melakukan banyak aktifitas di luar rumah, seperti berjalan kaki untuk mencegah risiko lebih besar.

Buat daftar pertanyaan seperti di bawah ini untuk mengukur dan mengetahui tingkat risiko diabetes yang Anda miliki:

  1. Apakah Anda selalu makan daging? Cek sajian menu berbahan daging Anda lalu menggantinya dengan menu lain.
  2. Apakah Anda makan terlalu banyak karbohidrat? Perhatikan sajian menu karbohidrat Anda seperti roti, pasta dan nasi. Nasi misalnya, bisa diganti dengan mengkonsumsi nasi merah (beras merah), roti diganti dengan roti gandum.
  3. Apakah Anda sudah mengecek Indek Glikemik saat makan makanan karbohidrat?
  4. Apakah Anda selalu mencuci makan sebelum makan?

Jika kadar glukosa tetap tinggi, dapat segera menghubungi dokter untuk melakukan pengecekan gula darah untuk mengetahui penyebab lain gula darah Anda tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *